About


Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammdiyah Yogyakarta (BEM KM UMY) adalah suatu lembaga eksekutif yang berada di tingkat universitas. Setelah melalui proses Pemilu Raya yang digelar Mei 2016 lalu, terpilihlah Biantara albab sebagai Presiden Mahasiswa dan Sultan Kumala Pontas Nasution sebagai Wakil Presiden untuk periode kepengurusan BEM KM 2016/2017. Kemudian Biantara Albab membentuk suatu kabinet baru yaitu Kabinet Islami dan Menggembirakan.

Nama Islami dan Menggembrakan berawal dari visi misi dimana ada 2 konsep dan nilai yang perlu kita pahami yang menjadi cita cita di dalam periode kempimpinan hari ini dan yang pertama islami tentunya dalam setiap kegiatan harus memiliki nilai nilai keislaman dan nilai nilai perjuangan keislaman, bagaimana kita menyentuh ranah-ranah ataupun menyebarkan hal hal yang terkait dengan keislaman, bagaimana membuat nilai dan lingkungan yang ada di UMY ini tersentuh nilai-nilai keislaman yang ada di setiap kegiatan ataupun setiap program yang dibuat. Ataupun arti islami disini kami menghindari perbuatan yang bertolak belakang dengan keislaman sehingga kita tidak mungkin membuat program-program yang lebih menjerumus ke kemaksiatan atau hal yang buruk sebagainya dan lebih mencirikan keislaman.

Kedua menggembirakan artinya kami ingin menjadikan BEM KM UMY ini gerakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar dimana itu falsafah dari surat al imran 106. Sedangkan menggembirakan sendiri kami ingin menjaddikan BEM KM UMY sebagai sumber kegembiraan. Jangan jadikan BEM KM UMY hanya sebagai sumber orang orang sudah merasa pusing dengan kegiatan kegiatan akademis dan sebagainya, makanya BEM KM UMY hadir sebagai penebar kebahagiaan. Oleh karena itu kenapa program-programnya harus dapat membuat orang senang, gembira dan sebagainya. Seandainya kegiatan yang dilaksanakan tidak bisa membuat orang gembira malah membuat orang penat itu bukan cita cita dari BEM KM UMY. Tentunya kegiatan yang dilakukan harus mempunyai 2 konsep itu. Makanya contohnya dalam mataf mengapa BEM KM UMY mengangkat tema terkait dengan PEDE dan islami serta konsep didalamnya ada hiburan dan kesialaman. Ikon nya berupa permen dan sebagainya. Contoh lainya adalah UMY fair, pada hari pertama ada kajian keislaman dan hari kedua baru menggembirakan itu adalah konsep-konsep yang ada di Kabinet Islami dan Menggembirakan ini.

Dalam struktur yang ada di kabinet Islami dan Menggembirakan, tentunya sudah ada presiden dan wakil presiden yang dipilih langsung oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tugas selanjutnya adalah pengisian struktur kabinet yaitu dengan dibentuknya sembilan kementrian yaitu Kementrian Keuangan, Kementrian Sekretariat Negara, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Luar Negeri, Kementrian Agama, Kementrian Teknologi; Informasi; dan Komunikasi, Kementrian Pendidikan; Kebudayaan; dan Olahraga, serta Kementrian Sosial; Lingkungan; dan Kesehatan.

Menurut Biantara Albab, pembentukan kementrian ini berdasarkan hasil diskusi dengan partai yang mengusungnya. “Kami mendiskusikan kira-kira kebutuhan UMY sekarang ini seperti apa. Jadi intinya, kami tidak sembarang membuat kementrian tapi disesuaikan dengan kebutuhan. Objek kami kenapa kami membuat 9 kementrian karena kami melihat bahwa ada 9 fakultas yang menjadi bidikan dari BEM KM UMY karena ranah BEM KM UMY ini luas harus mencakup seluruh mahasiswa UMY dan setiap fakultas memiliki corak keilmuan yang berbeda” tuturnya. Ia menjelaskan kalau seandainya hanya mengambil wacana ataupun fokus yang mengarah ke hukum, fisipol atau ekonomi itu nanti orang-orang teknik dan sebagainya mereka tidak tersentuh, makanya kementrian disesuaikan dnegan corak kementrian. Ada kementrian dalam negeri, kementrian luar negeri dalam ranah fisipol, tapi dibuat juga kementrian sosial lingkungan dan kesehatan untuk orang-orang kedokteran dan kesehatan, ada  juga kementrian teknologi, informasi, dan komunikasi untuk orang orang dalam ranah teknologi, kemudian ada kementrian agama untuk merangkul anak anak fakultas agama islam. Tentunya semua in disesuaikan dengan objek mana sasaran itu dengan fakultas itu. Kemudian untuk pengisian strukturalnya merupakan hak prerogatif dari presiden untuk memilih beberapa orang dalam kementrian. Presiden juga membuka open recruitment untuk mahasiswa yang memiliki kapabilitas dan ingin masuk dalam kementrian yang kemudian melalui proses seleksi.

Harapan dari BEM KM UMY, kami tetap konsisten dan istiqamah menjaani visi kami tentunya memang sangat sulit sekali membentuk islami dan menggembirakan apalagi membuat program memang dapat menyentuh seluruh umat atau masyarakat UMY jadi terkadang ada orang yanga antusias ada orang orang yg diam saja seakan akan BEM KM UMY tidak terasa dan sebagainya. Sebetulnya itu jadi permasalahan juga artinya kami sudah berusaha menyediakan pelayanan kepad mahasiswa sebaik mungkin tapi dari mahasiswanya sendiri agak kurang, oleh karena itu harapan kami agar visi misi kami tersampaikan dan istiqomah yang kedua kami pun ingin mahasiswa UMY lebih antusias kembali dalam mengikuti program kerja yang dilaksnakan BEM KM UMY, ketiga kami ingin menilai mahasiswa tidak menilai dari sdut pandang yang buruknya saja tapi juga lihat dari sudut pandang baiknya kira kira BEM KM UMY ini apa melakukan hal yang progresif atau tidak tapi insyallah kami tetap berusaha bagaimana kami bisa untuk ada bagi seluruh masyarakat UMY.

Alamat BEM KM UMY :